Donasi Palestina - Harian Sriwijaya Donasi Palestina - Harian Sriwijaya Donasi Palestina - Harian Sriwijaya
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pasang Iklan
Rabu, 11 Feb 2026
Harian Sriwijaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
    • Palembang
    • Lubuklinggau
    • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara
    • Prabumulih
    • Pagaralam
    • Banyuasin
    • Musi Banyuasin
    • Empat Lawang
    • Muara Enim
    • Ogan Ilir
    • OKI
    • OKU
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Viral
  • Loker
  • Opini
  • Lainya
    • Teknologi
    • Finance
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
    • Palembang
    • Lubuklinggau
    • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara
    • Prabumulih
    • Pagaralam
    • Banyuasin
    • Musi Banyuasin
    • Empat Lawang
    • Muara Enim
    • Ogan Ilir
    • OKI
    • OKU
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Viral
  • Loker
  • Opini
  • Lainya
    • Teknologi
    • Finance
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
No Result
View All Result
Harian Sriwijaya
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Sumsel
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kriminal
  • Viral
  • Loker
  • Opini
  • Teknologi
  • Finance
  • Otomotif
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
ADVERTISEMENT
Home Advertorial

39 Persen Sampah Jabar Berasal dari Sisa Makanan, Ini Langkah Pengurangannya

Redaksi Harian Sriwijaya by Redaksi Harian Sriwijaya
26 Jan 2026
in Advertorial
39 Persen Sampah Jabar Berasal dari Sisa Makanan, Ini Langkah Pengurangannya
0
SHARES
7
VIEWS
ADVERTISEMENT

Hariansriwijaya.com – Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Jawa Barat. Di tengah meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas konsumsi masyarakat, sampah sisa makanan atau food waste tercatat menjadi penyumbang terbesar timbulan sampah. Berdasarkan berbagai kajian lingkungan dan data pemerintah daerah, sekitar 39 persen sampah di Jawa Barat berasal dari sisa makanan, baik dari rumah tangga, pasar tradisional, restoran, hingga kawasan komersial.

Dilansir dari https://suaraberitajabar.com, Angka tersebut menunjukkan bahwa masalah sampah tidak hanya berkaitan dengan plastik atau limbah anorganik, tetapi juga pola konsumsi dan kebiasaan masyarakat sehari-hari. Sisa makanan yang terbuang bukan hanya menyumbang volume sampah, tetapi juga berdampak langsung pada lingkungan, mulai dari emisi gas metana di tempat pembuangan akhir (TPA) hingga pemborosan sumber daya pangan.

Sisa Makanan Jadi Penyumbang Terbesar Sampah

Sampah sisa makanan mendominasi komposisi sampah di Jawa Barat karena hampir seluruh aktivitas manusia menghasilkan limbah organik. Di sektor rumah tangga, sisa nasi, sayur, lauk, dan buah menjadi jenis sampah yang paling sering dibuang. Sementara di sektor usaha, restoran, hotel, dan katering menghasilkan food waste dalam jumlah besar setiap harinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika tidak dikelola dengan baik, sampah organik ini akan menumpuk di TPA dan mengalami pembusukan. Proses tersebut menghasilkan gas metana yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Selain itu, timbunan sisa makanan juga mempercepat penuh­nya TPA, yang saat ini menjadi persoalan serius di sejumlah daerah di Jawa Barat.

Dampak Lingkungan dan Sosial

Masalah sisa makanan bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan dan sosial. Dari sisi lingkungan, food waste memperbesar jejak karbon karena makanan yang terbuang sejatinya telah melewati proses panjang, mulai dari produksi, distribusi, hingga pengolahan. Ketika makanan tersebut tidak dikonsumsi, seluruh energi dan sumber daya yang digunakan menjadi sia-sia.

BeritaTerkait

Bus Pariwisata Kinanthi Trans Tawarkan Standar Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan

Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan Daerah

Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam Menjaga Kelestarian dan Kualitas Lingkungan Daerah

Dari sisi sosial, tingginya angka sisa makanan juga menimbulkan ironi di tengah masih adanya masyarakat yang mengalami keterbatasan akses pangan. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk mulai memandang pengurangan sampah makanan sebagai isu penting yang perlu ditangani secara bersama.

Langkah Pengurangan Sampah Sisa Makanan

Pemerintah daerah di Jawa Barat bersama berbagai pemangku kepentingan mulai mendorong sejumlah langkah strategis untuk menekan angka sampah sisa makanan. Upaya tersebut dilakukan dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan peran aktif masyarakat.

Beberapa langkah yang kini terus digencarkan antara lain:

  • Edukasi pola konsumsi bijak, dengan mendorong masyarakat mengambil dan memasak makanan sesuai kebutuhan agar tidak berlebihan.
  • Pemilahan sampah dari sumbernya, khususnya memisahkan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga.
  • Pengolahan sampah organik, seperti pembuatan kompos, eco enzyme, atau pakan ternak dari sisa makanan tertentu.
  • Gerakan bank sampah dan TPS 3R, yang berfungsi sebagai pusat pengolahan sampah berbasis masyarakat.
  • Kolaborasi dengan sektor usaha, terutama restoran dan hotel, untuk mengurangi food waste melalui manajemen stok dan donasi makanan layak konsumsi.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menekan jumlah sampah sisa makanan yang berakhir di TPA sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.

Peran Masyarakat Jadi Kunci

Pengurangan sampah sisa makanan tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Perubahan perilaku di tingkat rumah tangga menjadi faktor kunci keberhasilan. Kebiasaan sederhana seperti merencanakan menu harian, menyimpan makanan dengan benar, dan memanfaatkan kembali sisa bahan pangan dapat memberikan dampak signifikan jika dilakukan secara konsisten.

ADVERTISEMENT

Selain itu, keterlibatan komunitas lingkungan, sekolah, dan kelompok masyarakat juga dinilai efektif dalam menyebarkan praktik pengelolaan sampah organik. Edukasi sejak dini kepada anak-anak mengenai pentingnya menghargai makanan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun budaya minim sampah.

Tantangan di Lapangan

Meski berbagai program telah berjalan, tantangan pengurangan sampah sisa makanan di Jawa Barat masih cukup besar. Minimnya fasilitas pengolahan sampah organik di beberapa wilayah, kurangnya kesadaran masyarakat, serta kebiasaan konsumsi berlebihan menjadi hambatan yang perlu diatasi secara bertahap.

Selain itu, urbanisasi dan gaya hidup praktis di perkotaan turut memicu meningkatnya food waste. Makanan siap saji dan layanan pesan antar, jika tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik, berpotensi menambah timbulan sampah organik.

Penutup

Fakta bahwa 39 persen sampah di Jawa Barat berasal dari sisa makanan menjadi pengingat bahwa persoalan sampah berakar dari kebiasaan sehari-hari. Upaya pengurangan food waste membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan perubahan pola konsumsi, pengelolaan sampah yang lebih baik, serta edukasi berkelanjutan, masalah sisa makanan dapat ditekan secara signifikan. Langkah kecil dari setiap individu diyakini mampu membawa dampak besar bagi lingkungan dan keberlanjutan Jawa Barat di masa depan.

ShareSendSharePin
Redaksi Harian Sriwijaya

Redaksi Harian Sriwijaya

Follow juga media sosial Harian Sriwijaya untuk mendapatkan informasi terupdate dan terpercaya

Berita Terkait

Bus Pariwisata Kinanthi Trans Tawarkan Standar Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan

Bus Pariwisata Kinanthi Trans Tawarkan Standar Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan

07 Feb 2026
Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan Daerah

Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan Daerah

05 Feb 2026
Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam Menjaga Kelestarian dan Kualitas Lingkungan Daerah

Peran Dinas Lingkungan Hidup dalam Menjaga Kelestarian dan Kualitas Lingkungan Daerah

05 Feb 2026
Load More
Next Post

Menikmati Kuliner Italia Autentik di Jantung PIK Lewat Sajian Khas Thyme Ristorante

Beriklan di Harian Sriwijaya Beriklan di Harian Sriwijaya Beriklan di Harian Sriwijaya

Berita Populer

  • Password Laptop Jenny Summertime Saga

    Password Laptop Jenny Summertime Saga, dan Bagaimana Cara Membukanya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 70 Akun PB Gratis, Cek Cara Mendapatkan Nya disini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Edit Saldo M Banking, Ikuti Trik ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Minum Kopi Cleng Sebelum Berhubungan Agar Maksimal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi Akun Shopee Food Anyep

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Merk HP Terlaris di Indonesia Tahun 2025, Penjualan nya Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Seedbacklink
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 Harian Sriwijaya - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sumsel
    • Palembang
    • Lubuklinggau
    • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara
    • Prabumulih
    • Pagaralam
    • Banyuasin
    • Musi Banyuasin
    • Empat Lawang
    • Muara Enim
    • Ogan Ilir
    • Oki
    • Oku
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Loker
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Finance
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
Seedbacklink Trusted Indonesian News aji

Copyright © 2025 Harian Sriwijaya - All rights reserved