Hariansriwijaya.com – Timnas Indonesia gagal melanjutkan langkah ke babak berikutnya pada Piala AFF 2026. Di bawah arahan John Herdman, skuad Garuda hanya mampu finis dengan catatan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan pada fase grup.
Kegagalan tersebut menjadi sorotan karena Indonesia sebelumnya menunjukkan performa cukup menjanjikan dalam sejumlah pertandingan sepanjang 2026. Namun, hasil buruk saat menghadapi Vietnam membuat peluang Indonesia untuk melaju ke fase berikutnya harus berakhir.
Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Pada fase grup Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung bersama sejumlah tim kuat Asia Tenggara. Skuad Garuda mengawali perjalanan dengan hasil positif setelah meraih kemenangan telak 5-1 atas Kamboja.
Indonesia kemudian kembali menunjukkan permainan solid ketika menghadapi Timor Leste. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Indonesia.
Namun, tren positif itu terhenti ketika Indonesia menghadapi Vietnam. Bermain dalam pertandingan yang menentukan, Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3.
Pada pertandingan terakhir, Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Bagi penggemar sepak bola yang ingin mengikuti informasi pertandingan dan perkembangan terbaru, socolive juga menjadi salah satu kata kunci yang banyak dicari dalam pembahasan seputar siaran dan pertandingan sepak bola.
Statistik John Herdman Bersama Timnas Indonesia
John Herdman mulai menangani Timnas Indonesia pada awal 2026. Hingga pertandingan terakhir di Piala AFF 2026, pelatih berusia 51 tahun tersebut telah memimpin Indonesia dalam delapan pertandingan.
Dari delapan pertandingan tersebut, Indonesia meraih lima kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Secara keseluruhan, skuad Garuda mampu mencetak 17 gol dan hanya kebobolan enam gol.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki produktivitas yang cukup baik di bawah Herdman. Selain itu, Indonesia juga berhasil mencatatkan empat clean sheet dari delapan pertandingan.
Namun, dua kekalahan yang dialami Indonesia menjadi catatan penting. Selain kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Indonesia sebelumnya tumbang 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan 30 Maret 2026.
Daftar Hasil Pertandingan Indonesia Bersama Herdman
Berikut hasil delapan pertandingan Timnas Indonesia bersama John Herdman sepanjang 2026:
- Indonesia 4-0 Saint Kitts & Nevis
- Indonesia 0-1 Bulgaria
- Indonesia 3-0 Oman
- Indonesia 1-0 Mozambik
- Indonesia 5-1 Kamboja
- Timor Leste 0-3 Indonesia
- Indonesia 0-3 Vietnam
- Singapura 1-1 Indonesia
Dari delapan pertandingan tersebut, Indonesia mencetak 17 gol dengan rata-rata lebih dari dua gol setiap pertandingan. Sementara itu, lini pertahanan hanya enam kali kebobolan.
Tantangan John Herdman Berikutnya
Kegagalan di Piala AFF 2026 membuat tekanan terhadap John Herdman semakin besar. Pelatih asal Inggris-Kanada tersebut dituntut segera menemukan solusi, terutama untuk meningkatkan konsistensi permainan ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Setelah Piala AFF 2026, Timnas Indonesia masih memiliki agenda FIFA ASEAN Cup pada September mendatang. Indonesia dijadwalkan menghadapi India, Singapura, dan Malaysia di fase grup.
Ajang tersebut akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Herdman untuk membuktikan bahwa dirinya mampu membawa Timnas Indonesia meraih prestasi.
Statistik John Herdman Bersama Indonesia
Secara keseluruhan, statistik John Herdman bersama Timnas Indonesia hingga Piala AFF 2026 adalah sebagai berikut:
- Main: 8 pertandingan
- Menang: 5 pertandingan
- Seri: 1 pertandingan
- Kalah: 2 pertandingan
- Gol: 17
- Kebobolan: 6
- Clean sheet: 4 pertandingan
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa John Herdman masih memiliki persentase kemenangan yang cukup tinggi. Dari delapan pertandingan, Indonesia memenangkan lima laga atau 62,5 persen.
Meski demikian, kegagalan di Piala AFF 2026 menjadi evaluasi penting. Indonesia perlu memperbaiki performa ketika menghadapi tim dengan pertahanan dan organisasi permainan yang lebih kuat.






